Cari Blog Ini

Label

CYBERGLOBALBHAYANGKARA.ID

Berita terkini dan tranding yang menyuguhkan berita fakta di indonesia

Tesing

Contact form

Developed by ❤️ - Blogger Templates at Piki Templates | Distributed by Free Blogger Templates

Beranda

Breaking News

Tingkatkan UMKM Pasar Leweung Pasisian Setu Bakal Rutin Digelar 2 Kali Dalam Satu Bulan

Cyberglobalbhayangkara.id//  Setu Bekasi- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat kembali membuka acara Pasar Leuweung Pasisian di Hutan Kota Eduforest. Pasar Leuweung Pasisian merupakan acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bertujuan agar para petani menjual hasil panennya secara langsung kepada masyarakat atau konsumen.

"Gelar Pasar Leuweung Pasisian dapat mendorong kebangkitan UMKM lokal dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ucap Dani Ramdan saat menghadiri pembukaan Pasar Leuweung Pasisian di Hutan Kota Eduforest, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Minggu (26/5/2024).

Bupati Bekasi Dani Ramdan mengungkapkan  Pasar Pasisian Leuweung mampu menyadarkan para pelaku UMKM dan meningkatkan kesejahteraan petani. Tahun ini, event Pasar Leuweung Pasisian di Kabupaten Bekasi kembali digelar.
Acara yang digagas Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat ini menyediakan beragam hasil hutan, makanan murah, jajanan tradisional hingga layanan Samsat dan layanan izin usaha.

Diketahui, Hutan Kota Eduforest dan Alun-Alun Setu merupakan aset milik Pemprov Jabar. Kedepannya Pemkab Bekasi akan bekerjasama dengan Pemprov Jabar akan menyelenggarakan berbagai acara di Hutan Kota Eduforest dan Alun-Alun Setu seperti program Botram, acara HUT Kabupaten Bekasi, pameran produk pertanian dan UMKM dan lain sebagainya.

Event yang diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan (Dishut) Jabar ini merupakan ajang promosi sekaligus wisata edukasi karena dilaksanakan di area pinggir hutan (pasisian hutan). 

Bey sangat senang kegiatan tersebut digelar dan meminta kepada Dishut Jabar untuk lebih sering menggelar event Pasar Leuweung. 

"Sudah tidak bisa bicara karena saya terlalu senang melihat pasar ini, betul-betul dari masyarakat untuk masyarakat," ujar Bey Machmudin saat hadir di Hutan Kota Ajarwana. 
Ia mengungkapkan, kemungkinan besar tidak akan menolak pemberian izin pengelolaan lahan yang semula di bawah Pemdaprov Jabar menjadi dikelola oleh Pemkab Bekasi, tapi dengan syarat event Pasar Leuweung dilaksanakan minimal satu atau dua minggu sekali. 

"Seperti permintaan Pak Bupati tentang pengelolaan kawasan ini oleh pemda kabupaten, mungkin tidak bisa saya tolak. Tapi saya minta syarat supaya acara seperti ini digelar setiap minggu, ya, Pak. Minimal dua minggu sekali lah," ujarnya.

Menurut Bey, kegiatan ini juga baik, terutama dalam mengenalkan kepada anak-anak untuk peduli memelihara sumber daya alam.

Editor : Hafidz 

Type and hit Enter to search

Close