![]() |
Kejadian bermula ketika kendaraan yang ditumpangi Dian berhenti sejenak untuk beristirahat. Tanpa sempat memberi tahu anggota keluarga lainnya, Dian turun menuju fasilitas toilet. Saat itu, ia tidak membawa barang penting seperti ponsel, hanya membawa mukena, tisu, dan sejumlah uang kecil.
Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, menjelaskan bahwa kondisi di dalam kendaraan membuat keberadaan Dian tidak disadari oleh keluarga. Suami dan anaknya tengah tertidur, sementara sopir juga berada di luar kendaraan.
“Setelah selesai dari toilet dan salat Subuh, yang bersangkutan kembali ke lokasi parkir. Namun kendaraan yang ditumpangi sudah tidak berada di tempat,” ujar AKP Undang.
Menyadari dirinya tertinggal, Dian sempat panik dan berusaha mencari kendaraan keluarganya di sekitar area parkir. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Dalam kondisi kebingungan, ia kemudian melihat petugas kepolisian yang sedang berjaga dan segera meminta bantuan.
Petugas pun sigap memberikan pertolongan dengan meminjamkan ponsel agar Dian dapat menghubungi keluarganya. Setelah beberapa kali mencoba, sang suami akhirnya merespons panggilan tersebut. Diketahui, kendaraan mereka telah melaju hingga KM 139 dan baru menyadari Dian tidak berada di dalam mobil.
Dengan diberlakukannya sistem satu arah (one way) saat itu, kendaraan keluarga Dian tidak memungkinkan untuk kembali ke rest area. Menyikapi kondisi tersebut, petugas kepolisian mengambil langkah cepat dengan mengantarkan Dian menggunakan sepeda motor untuk menyusul keluarganya.
“Anggota kami langsung bergerak mengantarkan yang bersangkutan hingga bertemu kembali dengan keluarganya, sehingga mereka dapat melanjutkan perjalanan,” jelasnya.
Kepolisian mengimbau para pemudik agar lebih waspada dan memastikan seluruh anggota keluarga telah lengkap sebelum melanjutkan perjalanan dari rest area, guna menghindari kejadian serupa selama arus mudik berlangsung.


Social Footer
Cari Blog Ini
Label