Rapat koordinasi tersebut dipimpin Camat Setu Drs. Joko Dwijatmoko, M.Si. dan dihadiri Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, S.H., M.H., Danramil Setu Kapten Inf. Ruhiyat, serta seluruh Ketua Panitia Pilkades dari desa-desa di wilayah Kecamatan Setu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam memastikan seluruh tahapan Pilkades berlangsung aman, tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam arahannya, Camat Setu menekankan bahwa panitia Pilkades memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga profesionalisme, netralitas, dan transparansi selama proses pemilihan berlangsung. Ia juga meminta seluruh panitia meningkatkan koordinasi dengan seluruh unsur terkait guna mengantisipasi berbagai potensi kendala yang mungkin muncul di lapangan.
"Seluruh tahapan Pilkades harus dijalankan sesuai aturan yang berlaku, dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Danramil Kecamatan Setu Kapten Inf. Ruhiyat mengingatkan pentingnya menjaga netralitas seluruh penyelenggara Pilkades. Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat merupakan faktor utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama proses demokrasi di tingkat desa berlangsung.
Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah menyampaikan bahwa jajaran Polri telah melaksanakan Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026 sebagai bentuk kesiapan dalam mengamankan penyelenggaraan Pilkades Masa Bakti 2026–2034 di Kabupaten Bekasi.
Ia mengimbau seluruh panitia agar menjalankan tugas secara jujur, adil, dan transparan serta tidak memberikan ruang bagi praktik-praktik yang berpotensi menimbulkan konflik.
Selain itu, masyarakat juga diminta lebih bijak dalam menerima informasi, terutama yang beredar di media sosial, dengan tidak mudah mempercayai isu atau informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Kapolsek menambahkan, deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya konflik selama tahapan Pilkades. Karena itu, ia mengajak seluruh panitia dan masyarakat segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan indikasi yang berpotensi mengganggu jalannya proses pemilihan.
"Polsek Setu bersama TNI dan Pemerintah Kecamatan berkomitmen memberikan pengamanan secara maksimal agar seluruh tahapan Pilkades berjalan aman, damai, dan kondusif," ujar AKP Usep Aramsyah.
Rapat koordinasi berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menghasilkan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjaga integritas, keamanan, serta kelancaran setiap tahapan.
Pilkades di Kecamatan Setu. Melalui sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan panitia penyelenggara, diharapkan pesta demokrasi di tingkat desa dapat berjalan lancar serta menghasilkan pemimpin desa yang mendapat kepercayaan masyarakat.
Editor : Cyber Global Bhayangkara. Id

Social Footer
Kontributor
Cari Blog Ini
Label
CYBERGLOBALBHAYANGKARA.ID
Berita terkini dan tranding yang menyuguhkan berita fakta di indonesia
Tesing
Contact form
Beranda