Cyberglobalbhayangkata.id |KAYONG UTARA — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat resmi berakhir setelah ditutup di Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (8/8/2026) malam.
Kabupaten Kubu Raya berhasil meraih gelar juara umum MTQ XXXIV Kalimantan Barat, sekaligus mengakhiri dominasi Kabupaten Mempawah yang sebelumnya mampu mempertahankan gelar juara umum selama tujuh kali berturut-turut.
Sementara itu, Kabupaten Kayong Utara sebagai tuan rumah berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk dalam jajaran lima besar.
MTQ XXXIV Kalimantan Barat berlangsung sejak 2 Agustus 2026 dan diikuti oleh kafilah dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Ribuan peserta, pendamping, tamu undangan, serta masyarakat turut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut.
Penyelenggaraan MTQ yang dihadiri lebih dari 2.500 peserta dan tamu tersebut mendapat apresiasi karena dinilai berlangsung tertib, meriah, dan terorganisasi dengan baik.
Bahkan, kualitas penyelenggaraan MTQ XXXIV dinilai mampu menghadirkan atmosfer kegiatan yang tidak kalah dengan pelaksanaan MTQ tingkat nasional.
Pemprov Kalbar Apresiasi Penyelenggaraan MTQ di Kayong Utara
Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang Sumber Daya Manusia, Sefri Kurniadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kayong Utara beserta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ XXXIV.
Menurut Sefri, pelaksanaan MTQ tahun ini menjadi salah satu penyelenggaraan yang paling meriah dan tertata dalam beberapa tahun terakhir.
Apresiasi tersebut, kata dia, tidak hanya datang dari tamu undangan, tetapi juga masyarakat dan warganet yang mengikuti rangkaian kegiatan melalui berbagai platform media.
“Banyak sekali tamu undangan dan warganet yang menyampaikan apresiasi penyelenggaraan MTQ tahun ini. Ini menjadi salah satu penyelenggaraan yang paling meriah dan paling tertata dalam beberapa tahun terakhir. Ini kebanggaan kita bersama, khususnya masyarakat Kayong Utara, sebagai tuan rumah MTQ ke-34,” ujar Sefri.
MTQ Bukan Sekadar Ajang Perebutan Juara
Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menegaskan bahwa MTQ tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara.
Menurutnya, MTQ memiliki makna yang lebih luas sebagai bagian dari syiar Islam, pembinaan umat, sekaligus sarana untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Lebih dari itu, MTQ merupakan wahana syiar Islam, media pembinaan umat, sekaligus sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” kata Romi.
Pada kesempatan tersebut, Romi juga menyampaikan terima kasih kepada tokoh nasional asal Kalimantan Barat, Oesman Sapta Odang (OSO), atas apresiasi yang diberikan kepada para peserta berprestasi.
Dukungan tersebut berupa bantuan dan penghargaan bagi qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang berhasil meraih prestasi dalam MTQ XXXIV.
Para Juara Dipersiapkan untuk MTQ Nasional 2027
Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, Brigjen Pol (Purn) Andi Musa, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ XXXIV.
Ia meminta para peserta yang berhasil meraih juara agar tidak berhenti berlatih dan terus meningkatkan kemampuan.
Para juara tersebut diharapkan dapat dipersiapkan menjadi bagian dari kafilah Kalimantan Barat pada MTQ Nasional ke-32 Tahun 2027.
“Bagi peserta yang meraih Juara 1, tolong mempersiapkan diri menjadi calon peserta Provinsi Kalimantan Barat pada MTQ Nasional ke-32 Tahun 2027,” tandasnya.
Kubu Raya Juara Umum, Kayong Utara Catat Prestasi
Berdasarkan hasil akhir MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Kubu Raya keluar sebagai juara umum.
Prestasi tersebut sekaligus menghentikan dominasi Kabupaten Mempawah yang sebelumnya berhasil mempertahankan gelar juara umum selama tujuh kali berturut-turut.
Di sisi lain, Kabupaten Kayong Utara berhasil menempati posisi lima besar. Capaian tersebut menjadi prestasi tersendiri bagi daerah yang menjadi tuan rumah MTQ XXXIV Kalbar.
Keberhasilan Kayong Utara tidak hanya terlihat dari suksesnya penyelenggaraan kegiatan yang mendapat apresiasi berbagai pihak, tetapi juga dari prestasi para kafilah yang mampu membawa nama daerah masuk dalam jajaran lima besar.
Berakhirnya MTQ XXXIV Kalimantan Barat di Kayong Utara diharapkan tidak menghentikan semangat masyarakat untuk terus mempelajari dan mencintai Al-Qur’an.
Momentum tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan generasi Qur’ani sekaligus meningkatkan syiar Islam di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
Editor : Cyber Global Bhayangkara.id


Social Footer
Kontributor
Cari Blog Ini
Label
CYBERGLOBALBHAYANGKARA.ID
Berita terkini dan tranding yang menyuguhkan berita fakta di indonesia
Tesing
Contact form
Beranda