Pesan itu disampaikan Asep saat menghadiri Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2026 bersama para calon kepala desa se-Kecamatan Setu di Aula Kantor Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pangan, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Jumat (11/9/2026).
Asep menegaskan, perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi dan tidak boleh menjadi pemicu perpecahan.
“Pilkades ini walaupun kita berbeda, tapi kita tetap saudara. Jangan sampai ada perpecahan, karena niat kita semuanya sama, membangun desa dan menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Ia meminta para calon mengedepankan visi, misi, serta program kerja, bukan ujaran kebencian maupun tindakan yang dapat memecah belah warga.
Asep juga mengingatkan para calon agar siap menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.
“Siap menang dengan rendah hati, siap kalah dengan berjiwa besar. Siapapun nanti yang terpilih adalah pilihan terbaik rakyat yang harus didukung bersama,” katanya.
Selain itu, Asep menegaskan netralitas ASN dalam pelaksanaan Pilkades. Ia menyatakan akan memberikan sanksi apabila ditemukan ASN yang terbukti tidak netral.
Sementara itu, Kabid Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Bekasi Zen Ali Fikri mengatakan tahapan Pilkades kini memasuki penetapan calon dan pengundian nomor urut, dilanjutkan penetapan DPT sebelum pemungutan suara pada 20 September.
Berdasarkan monitoring dan evaluasi, kata Zen, sebagian besar wilayah Kabupaten Bekasi dalam kondisi kondusif. Situasi tersebut didukung Forkopimcam, TNI-Polri, aparat penegak hukum, panitia Pilkades dan masyarakat.
Editor : CYBER GLOBAL BHAYANGKARA.ID

Social Footer
Kontributor
Cari Blog Ini
Label
CYBERGLOBALBHAYANGKARA.ID
Berita terkini dan tranding yang menyuguhkan berita fakta di indonesia
Tesing
Contact form
Beranda